Senin, 18 September 2017

sejarah hantu di indonesia

1. Pocong gentayangan minta tolong dibukakan talinya.

Hantu pocong memang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bahkan, hantu ini bisa dibilang hantu paling seram yang ditakuti orang. Ada banyak versi soal dari mana hantu pocong ini muncul pertama kali. Namun, mayoritas masyarakat percaya, pocong gentayangan dari orang yang sudah meninggal, tapi lupa dibuka tali pocongnya saat hendak dikubur.
Versi lain menyebut, ada makhluk tak kasat mata serupa siluman atau jin yang menjelma menjadi sesosok pocong. Pocong disebut-sebut juga suka bertandang di pohon pisang. Percaya atau tidak, legenda ini sudah menjadi buah bibir masyarakat sejak masa lampau.

2. Kuntilanak:  perempuan yang merindukan seorang anak.

Kamus Besar Bahasa Indonesia menyebut kuntilanak sebagai hantu yang konon berkelamin
perempuan, suka mengambil anak kecil atau mengganggu wanita yang baru saja melahirkan. Benar saja, kuntilanak menurut beberapa sumber awalnya memang sosok perempuan yang hamil dan meninggal saat melahirkan.
Kuntilanak menjadi arwah gentayangan yang penasaran mencari-cari di mana anaknya. Menurut legenda, kunti—sebutan untuk kuntilanak—merindukan kehadiran seorang anak. Hantu ini kerap diasosiasikan dengan pohon yang rindang, seperti beringin.

3. Genderuwo menyedot hal-hal baik.

Genderuwo punya istilah asli dari bahasa Kawi, yakni “gandharwa”. Mitos tentang hantu yang kerap dipahami masyarakat berjenis kelamin laki-laki ini asalnya ternyata dari legenda kuno Persia. Si siluman air yang dinamakan gandharwa ini dipercaya selalu menyedot hal-hal baik, tinggal di kayangan, dan berwujud siluman air.
Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, gandharwa kerap datang sore menjelang petang, punya tubuh yang tinggi besar, dan suka kepada perempuan.

4. Tuyul yang merepotkan dan suka mencuri uang.

Si mungil tuyul memang hantu yang dianggap sangat merepotkan. Sebab, dia suka mencuri uang. Dalam mitologi Nusantara, tuyul ini menyerupai manusia dengan badan yang amat pendek. Setan ini dipercaya berasal dari orang yang keguguran.
Menurut beberapa sumber, bayi orang lampau yang keguguran itu menjadi tuyul. Namun, lain halnya dengan kepercayaan samawi, mereka menyebut tuyul merupakan sebangsa jin yang sudah ada sejak masa lalu. Tuyul, dalam kepercayaan orang Jawa, dipercaya dipelihara oleh manusia untuk melancarkan pesugihan.

5. Sundel bolong punggungnya penuh belatung.

Banyak yang mengatakan sundel bolong ini mirip kuntilanak. Memang, sundel bolong menyerupai kuntilanak dengan penggambaran hantu perempuan, berpakaian putih dan berambut panjang. Hanya, punggung sundel bolong ini disebut-sebut berlubang dan di dalamnya berisi penuh belatung. Organ dalam tubuhnya juga terlihat. Rupanya, sundel bolong merupakan mitos hantu dari Negeri Jiran Malaysia yang dibawa masuk ke Indonesia oleh imigran. Cerita ini lantas berkembang hingga sekarang.




–– ADVERTISEMENT ––

6. Leak si penyihir jahat.

Siapa yang tak tahu leak. Hantu yang dipercaya sebagai penyihir jahat ini asalnya dari mitologi Bali. Leak ternyata manusia yang punya ilmu supranatural. Ia memanfaatkan ilmunya untuk kejahatan. Saat siang, ia dipercaya berlaku layaknya manusia biasa. Namun, kala malam, ia mencari organ-organ tubuh manusia untuk bahan ramuan sihirnya, baik manusia hidup maupun mati.
Ia bisa berubah menjadi kera, harimau, atau babi yang jahat. Bisa juga berupa rangda. Masyarakat Bali percaya, leak merupakan seorang penganut ajaran kiri. Berbagai sumber menyebut, sihir leak hanya bisa digunakan saat ia berada di tanah Dewata itu. Karena itu, leak dipercaya hanya ada di Bali.

7. Kuyang penghisap darah dari Nusantara.

ky-66e3b953fa7dc52e3a4722a50dc1d631.jpg

sejarah hantu di indonesia

1. Pocong gentayangan minta tolong dibukakan talinya. mubi.com Hantu pocong memang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia. Bah...